Sirroh 2


Bismilahirrahmanirrahim

Sholluu ‘alan Nabi!



               Hari 2
    Rumah yang Damai

Ketika itu aku punya dua anak kecil sementara suamiku sudah meninggal. Aku kaya, punya kafilah, namun kesepian.

Saat kami berdagang bersama, aku jadi lebih mengenal Muhammad. Beliau baik, lembut, dan pada saat yang bersamaan merupakan pebisnis cerdas. Semua kafilah yang kukirim bersama beliau selalu kembali dengan keuntungan berlipat ganda. Selain itu, kedamaian dan berkah juga hadir di rumahku.

Tak lama setelah itu dengan bantuam para kerabat, kami pun menikah. Sekarang aku menjadi perempuan paling bahagia di mula bumi. Aku punya rumah yang damai dan suami yang luar biasa.

Menjaga agar suamiku selalu bahagia adalah tujuanku yang paling utama. Senyumnya yang memukau membuatku melupakan semua kelelahanku. Beliau juha berusaha sekuat tenaga untuk membahagiakanku. Kami berdua mempunyai empat putri; mereka adalah Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum, dan Fatimah. Kami juga punya dua putra, yaitu Abdullah dan Qasim. Kami juga punya Zaid kecil yang kami sayangi seperti putra kami sendiri. Ia sendiri akan bercerita kepadamu tentang apa yang dialaminya.....


_*Allahumma sholli ‘ala Muhammad*_



_InsyaaAllah berlanjut ke hari 3_



Disalin dari buku :
*KISAH LUAR BIASA : 365 HARI BERSAMA SAHABAT-SAHABAT RASULULLAH SAW.*
Oleh :
Taha Kilinç & Seval Cevizci



Previous
Next Post »

Archive