MUSUH KITA ITU SUDAH JELAS


Mutiara Hadits 900

MUSUH KITA ITU SUDAH JELAS, TAK PERLU KITA CARI CARI LAGI

Mencari musuh itu lebih mudah dari pada mencari teman dan saudara. Jangan kemudian sudah berteman bersaudara malah dijadikan musuh, musuh itu sudah jelas dan sudah ada, jadi tak perlu kita cari cari dan kita tambah jumlahnya.
Sungguh mengherankan jika seorang yang mengaku muslim tidak paham dan tidak tau musuhnya siapa, betapa mengherankan jika Allah Ta'ala sudah tetapkan menjadi musuh malah diupayakan biar jadi teman.
Kita perhatikan akhir akhir ini apa karena akhir zaman, menjadi trend kekinian musuh dijadikan teman dan teman dijadikan musuh, sama musuh takut tapi sama teman lebih berani.

Siapa sebenarnya musuh abadi kita kaum muslimin, Allah Ta'ala berfirman,

يٰٓأَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِى الْأَرْضِ حَلٰلًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِ  ۚ  إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ
"Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 168)

Diayat yang lain Allah Ta'ala berfirman:

إِنَّ الشَّيْطٰنَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا  ۚ  إِنَّمَا يَدْعُوا حِزْبَهُۥ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحٰبِ السَّعِيرِ
"Sungguh, setan itu musuh bagimu, maka perlakukanlah ia sebagai musuh, karena sesungguhnya setan itu hanya mengajak golongannya agar mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala."
(QS. Fatir 35: Ayat 6)

Ayat diatas juga banyak ayat dalam alQuran bercerita bahwa musuh abadi adalah iblis dengan balatentaranya yaitu setan dari golongan jin dan manusia.
Golongan manusia sudah Allah Ta'ala sebutkan yaitu mereka kalangan yahudi dan nashoro, sebagaimana, Allah Ta'ala, berfirman:

وَلَنْ تَرْضٰى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصٰرٰى حَتّٰى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ  ۗ  قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدٰى  ۗ  وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَآءَهُمْ بَعْدَ الَّذِى جَآءَكَ مِنَ الْعِلْمِ  ۙ  مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِىٍّ وَلَا نَصِيرٍ
"Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad) sebelum engkau mengikuti agama mereka. Katakanlah, Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya). Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah ilmu (kebenaran) sampai kepadamu, tidak akan ada bagimu pelindung dan penolong dari Allah."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 120)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُونَ الْيَهُودَ فَيَقْتُلُهُمْ الْمُسْلِمُونَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِيُّ مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَرِ فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوْ الشَّجَرُ يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا يَهُودِيٌّ خَلْفِي فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ إِلَّا الْغَرْقَدَ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ الْيَهُودِ

“Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kaum muslimin memerangi Yahudi, dan kaum muslimin akan membunuh mereka, hingga orang Yahudi bersembunyi dibelakang batu dan pohon, lalu batu dan pohon berkata : Wahai muslim! Wahai Abdullah ! Ini ada orang Yahudi dibelakangku kemarilah, bunuhlah ia kecuali pohon Ghorqod, sesungguhnya pohon ini adalah pohon orang Yahudi” [HR.Bukhari dan Muslim]

Allah Ta'ala berfirman,

صِرٰطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآلِّينَ
"(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."
(QS. Al-Fatihah 1: Ayat 7)

Ayat diatas sering kita baca berulang kali didalam sholat, kita selalu mohon kepada Allah agar jangan dimasukan kedalam kedua golongan tsb, ini menandakan bahwa kedua golongan sangat dimurkai Allah Ta'ala dan selalu menjadi musuh abadi sebagaimana banyak ayat yang menyatakannya.

Dari Abu Sa’id Al Khudri radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda,

لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا فِى جُحْرِ ضَبٍّ لاَتَّبَعْتُمُوهُمْ , قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ آلْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ : فَمَنْ

“Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang sempit sekalipun ), pasti kalian pun akan mengikutinya.” Kami (para sahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nashrani?” Beliau menjawab, “Lantas siapa lagi?” (HR. Muslim no. 2669).

Ingat...!!! Kebencian dan permusuhan dari mulut mereka sudah begitu nyata, apalagi kebencian dan kedengkian dalam dada mereka, jauh lebih besar. Mereka akan selalu melakukan segala cara agar kaum muslimin bisa menjadi murtad dan kafir kepada Allah Ta'ala sebagaimana mereka.
Konspirasi yang teramat keji mereka lakukan demi Islam dan umatnya hancur, mereka tebar fitnah dan adu domba dengan memperalat para munafikun.
Maka berhati hatilah dan berpikirlah secara cerdas, bahwa Allah Ta'ala dan RasulNya sudah mengingatkan kita, agar selamat dari tipu daya mereka.
Wallahu a'lam
#AbuMiQdam/AkhlaqMulia#
Previous
Next Post »

Archive